Agen Bola : Transisi Permainan Lemah, Timnas U-19 Dinilai Mudah Dibaca

Jakarta – Brunei Darussalam U-21 memberikan pelajaran penting kepada Indonesia U-19 dengan menundukkan tim besutan Indra Sjafri itu 3-1. Pelatih Brunei, Kwon Oh-Son, menilai bahwa Timnas U-19 sangat lemah dalam melakukan transisi permainan sehingga mudah dibaca.

Dalam pertandingan yang digelar di Track & Field Sport Complex, Bandar Seri Begawan, Senin (11/8), Timnas U-19 sudah kebobolan tiga gol di babak pertama melalui hattrick Adi Said. Indonesia hanya mampu membalas satu gol dari Ilham Udin Armayn di babak kedua, meskipun tampil mendominasi penguasaan bola dan mengurung pertahanan Brunei.

Kendati demikian, menurut Oh-Son, Evan Dimas dkk. amat lambat dalam melakukan transisi dari menyerang ke bertahan. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak asuh Oh-Son.

Ketiga gol Brunei di babak pertama pun tidak luput dari kesalahan Timnas U-19 dalam bertahan dan menutup ruang. Dua dari tiga gol Adi Said tersebut pun tercipta berkat tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti.

“Indonesia memiliki kelemahan. Mereka lemah saat melakukan transisi dari menyerang ke bertahan.”

“Dan mereka cukup lamban dalam melakukannya. Oleh karena itu, kami menerapkan serangan balik,” ujarnya seperti dilansir Brunei Times.

Laga melawan Brunei merupakan laga kedua Timnas U-19 di Hassanal Bolkiah Trophy (HBT). Sebelumnya, mereka bermain imbang tanpa gol dengan Malaysia U-21 pada hari Jumat silam.

(ads/roz)

BY.JUDI ONINE TERPERCAYA IONCASINO


© Copyright Sbobet Casino | Agen SBOBET | Agen Bola | Agen Judi Casino | Agen Judi Bola