Agen Bola : Pembuktian Massimiliano Allegri

Penunjukkan Massimiliano Allegri sebagai pelatih baru Juventus kerap menghadirkan kritik dan cemoohan. Tak sedikit yang memiliki anggapan bahwa dominasi ‘Si Nyonya Besar’ di Serie A akan segera berakhir.

Apalagi setelah Juve tak bisa mengalahkan Lucento dan Cesena pada laga pra-musim pembuka. Kapabilitas Allegri semakin dipertanyakan.
Namun tekanan pada Allegri mulai mereda setelah Bianconeri meraih hasil positif saat menjalani tur Asia. Secara berurutan Juventus mengalahkan Indonesia All Star, Australia All Star, dan Singapura All Star.

Meski sebenarnya hasil tersebut belum menghadirkan rasa optimistis bagi Juventini, ada beberapa hal yang bisa membungkam semua kritik dan cemoohan yang ditujukan pada Allegri.

Memiliki Kedalaman Skuat Mumpuni

Tak dapat dipungkiri, Juve akan sangat kehilangan Conte. Namun, untungnya sang mantan pelatih telah meninggalkan fondasi yang kuat dan kokoh, yaitu skuat bertalenta dengan mental pemenang dan tim yang solid.

Di lini belakang ada Gianluigi Buffon yang berkolaborasi dengan trio bek berlabel tim nasional Italia. Lini tengah dihuni oleh pemain-pemain yang saling melengkapi dengan kelebihannya masing-masing. Di sektor sayap ada Kwadwo Asamoah dan Stephan Lichtsteiner, pemain yang mengandalkan kecepatan dan berteknik tinggi. Sedangkan di lini depan, duet ideal Carlos Tevez dan Fernando Llorente siap untuk membobol gawang lawan.

Skuat Juventus memang tak mengalami banyak perubahan karena beberapa pemain kunci dipertahankan (kecuali Arturo Vidal yang santer diberitakan akan hijrah ke Manchester United). Malahan, pemain-pemain baru menjadikan skuat memiliki kedalaman yang lebih baik dari sebelumnya.

Alvaro Morata, penyerang muda yang didatangkan Real Madrid dengan nilai 16 juta poundsterling, memberikan opsi di lini depan. Patrice Evra yang direkrut dari MU membuat Asamoah memiliki pengganti sepadan. Lalu, Romulo Souza dan Roberto Pereyra bisa diperankan di banyak posisi.

Selain nama-nama di atas, Allegri ternyata mampu memaksimalkan pemain-pemain yang kurang mendapatkan tempat dalam skuat musim lalu. Martin Caceres, Simone Pepe, Marco Motta dan Sebastian Giovinco berkali-kali menunjukkan performa positif pada laga pra-musim. Penting untuk dicatat, dua nama terakhir kurang mendapatkan kesempatan bermain saat era Conte. Bahkan Motta harus rela dipinjamkan ke Bologna dalam dua musim terakhir.

Perbedaan mencolok pada musim ini adalah tak menumpuknya pemain pada posisi penyerang, mengingat pada tiga musim terakhir Juventus selalu memiliki lebih dari lima penyerang dengan level kelas dua.

(roz/roz)

BY.JUDI ONINE TERPERCAYA IONCASINO


© Copyright Sbobet Casino | Agen SBOBET | Agen Bola | Agen Judi Casino | Agen Judi Bola