Agen Bola : Bayern Munich 2014/2015: Incar Juara dengan 3-4-3

Musim pertama selalu menjadi ujian, berapa lama seorang pelatih akan bertahan. Peringkat tujuh, membuat David Moyes jatuh. Sementara empat gelar musim lalu, membuat Pep ingin mencoba sesuatu yang baru.

Pep merombak formasinya pada pertandingan terakhir musim 2013/2014. Tidak tanggung-tanggung, ia melakukannya pada partai final DFB Pokal. Hasilnya, Die Rotten menang 2-0 atas Borussia Dortmund, sekaligus mengunci gelar terakhir Bayern musim lalu.

Musim lalu, formasi 4-1-4-1 dan 4-2-3-1 membawa Bayern sebagai tim yang superior. Selain karena komposisi pemain yang berkualitas, penggunaan formasi pun menjadi alasan.Di Bundesliga, Bayern mencetak 94 gol dan kebobolan 23 gol.Ini merupakan rekor gol terbaik di Bundesliga pada musim lalu.

Dengan formasi “yang biasanya” sekalipun, tidak ada yang salah dengan Bayern. Mereka mampu mencetak banyak gol, dan kebobolan sedikit gol. Empat gelar musim lalu menjadi bukti.

Ada satu persolan yang tidak bisa diatasi Pep: Bayern gagal mepertahankan gelar Liga Champions.Mereka bahkan kalah dua kali di kandang sendiri. Di fase grup mereka kalah 2-3 dari Manchester City. Sedangkan pada partai semifinal, Thomas Mueller dan kolega kalah 0-4 dari Real Madrid.

Dua kekalahan ini merupakan rangkaian dari lima kekalahan yang didapat juara 24 kali Bundesliga ini pada musim lalu. Penggunaan poros ganda dirasa masih belum bisa menunjang permainan Bayern. Terutama jika yang dihadapi adalah tim yang menggunakan serangan balik. Toh, dari lima kekalahan itu, Die Roten selalu memegang penguasaan bola hingga 60 persen.

Lantas, bagaimana wajah Bayern musim mendatang? Mungkinkah formasi 3-4-3 mampu menambal lubang-lubang kecil tapi fatal di musim lalu?

Melimpahnya Stok Pemain

Keberanian Pep untuk merombak formasi, tidak lain karena ia memiliki kualitas pemain yang merata. Pemain yang menghuni bangku cadangan memiliki kualitas yang sama bagusnya dengan pemain yang masuk daftar line-up. Terlebih, Pep kerap melakukan rotasi di lini tengah, sehingga menit bermain mereka dapat tetap terjaga.

Penerapan formasi ini tidak secara otomatis membuat Bayern bermain lebih bertahan pada musim depan.Menerapkan 3-4-3 tidak berarti menambah jumlah gelandang dan mengurangi jumlah pemain bertahan. Malah, slot dua wide midfielder biasanya diisi pemain yang berposisi sebagai fullback.
Formasi 3-4-3 di Bayern tidak akan sukses tanpa bantuan dua wide midfielder yang tepat. Kemenangan 2-0 atas Borussia Dortmund pada final DFB Pokal, menjadi bukti.

(a2s/roz)

BY.JUDI ONINE TERPERCAYA IONCASINO


© Copyright Sbobet Casino | Agen SBOBET | Agen Bola | Agen Judi Casino | Agen Judi Bola